PT Perkebunan Nusantara X (Persero), Berhasil dalam Meningkatkan Rendemen Tebu.

"Sedangkan PG Ngadiredjo sekarang tercatat sebagai PG dengan rendemen tertinggi di seluruh PG milik BUMN," ujar Sekretaris Perusahaan PTPN X, M. Cholidi di Surabaya (22/10)... readmore> Update by Khatulistiwa Nusantara Media- www.khatulistiwanusantaramedia.com.


Salam Nusantara

Korupsi di negeri ini memang luar biasa. Sedemikian luar biasanya sehingga KPK dan lembaga kepolisian harus bertengkar sendiri secara terbuka tentang bagaimana cara menangani anggotanya yang diduga melakukan korupsi..... readmore> Update by Khatulistiwa Nusantara Media- www.khatulistiwanusantaramedia.com.

BRAVOO.....SEMAKIN TERDEPAN, Polres Sidoarjo Gelar Operasi Zebra SEMERU 2012

Sidoarjo, KNM – Tingginya angka kecelakaan lalu lintas di jalan raya masih cukup tinggi, hal ini disebabkan karena faktor manusianya (Pengemudi).... readmore> Update by Khatulistiwa Nusantara Media- www.khatulistiwanusantaramedia.com.

Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur Harun

Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur Harun, Siap Memberlakukan Kurikulum Baru.

Surabaya, KNM. Jawa Timur siap memberlakukan kurikulum baru yang mulai diberlakukan pada tahun ajaran 2013 mendatang. Saat ini, Dinas Pendidikan Jawa Timur telah menyiapkan segala yang diperlukan termasuk kesiapan SDM.... readmore> Update by Khatulistiwa Nusantara Media- www.khatulistiwanusantaramedia.com.

Kepala Dinas Peternakan Jatim Siap Hadapi Pendemo Daging

Surabaya, KNM. Kelangkaan daging sapi dua hari belakangan ini, membuat banyak pihak terheran-heran. Sebab, terkhusus di Jatim stock/persediaan daging sapi masih mampu memenuhi kebutuhan masyarakat.... readmore> Update by Khatulistiwa Nusantara Media- www.khatulistiwanusantaramedia.com.

Tampilkan postingan dengan label Sosial. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sosial. Tampilkan semua postingan

Rabu, 19 Februari 2014

EASTERN BLAZER’S LEGION CLUB, “JOURNEY TO THE CENTER OF THE KELUD”

EASTERN BLAZER’S LEGION CLUB
“JOURNEY TO THE CENTER OF THE KELUD”.

Jatim, Kelud–Rabu, (19/02) yang lalu, Erupsi Kelud sangat berdampak pada disebagian wilayah Indonesia, “The Journey To Center Of The Kelud”, ini merupakan sebuah perjalanan bersama keluarga blazer untuk bisa membantu dalam berkomunitas, apa yang bisa kami berikan, tidak sebesar bantuan lainnya, tetapi hal ini, bisa memberikan pembelajaran bagi kami, untuk bisa meng-aplikasikan ideology kami yaitu, PANCASILA”, kata Andik Butho. EASTERN BLAZER’S LEGION CLUB ini merupakan komunitas pencinta mobil blazer, yang berada dijawa timur, seperti : (B-CSBY)Blazer Club Surabaya/M.Sofyan, Mataraman/Andik Butho, (BKR)Blazer Kediri Raya/Didik Soegiarto, (BPC)Blazer Ponorogo Club/Edy Kabuel. Note: (8-9/02) - Acara touring Blazer’s family kunjungan diwisata gresik pantai delegan. (joe)

Sabtu, 15 Februari 2014

GERAKAN PRAMUKA JATIM, “BRIGADE PENOLONG BERJIBAGU”.

JIBAGU ERUPSI KELUD GERAKAN PRAMUKA JATIM
“BRIGADE PENOLONG BERJIBAGU”.


Brigade Penolong 13 Kwatir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Timur.

Kediri, Sejak (15-18/02) Organisasi BP (Brigade Penolong) 13 Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jatim, yang diketuai Oleh Bapak. Drs. Ec. H. Hariadi Purwantoro, MM. Dimana beliau sedang sangat sibuk-sibuknya bersama-sama dengan anggota BP, sedang melakukan Bakti Sosial untuk membersihkan debu,“Erupsi Gunung Kelud”, dengan segala loyalitas kemanusian yang tinggi, tepat berjubelnya pasir hasil letusan gunung kelud ini di Jalan Pemuda Kota Kediri Jatim dan sekitarnya, jumlah personil yang kami turunkan, menurut bapak budi,“ dengan BP (Brigade Penolong) Kota Kediri dan BP Kabupaten Kediri yang ikut terjun dalam bakti sosial,”Erupsi Kelud” sekitar 50 personil, siap bergabung dalam bakti sosial dan memberikan bantuan sembako untuk para pengungsi di wailayah pare, kepung dan puncu.(Joe)


Rabu, 27 November 2013

Painting Exhibition “The Journey” (Start to begin . . .)


Painting Exhibition 
“The Journey” (Start to begin . . .)
by.(*Joe)

Yunus A. Rahman - Ketua.
Salam Budaya, PAINTING EXHIBITION, ini dengan mengambil sebuah ringkas tajuk yang  diapresiasi, dengan judul,“The Journey”, (Start to begin,....). Disaat dikonfirmasi oleh wartawan KNM kepada pelukis-pelukis Sangar Seni Satu Sati ini(SSS), Yunus A. Rahman yang termasuk juga, sebagai ketua panitia, mencoba mengulas dengan nada santai dan juga kepulan asap tergumam dirongga mulut, katanya,”bahwasanya event yang kami beri tema,“The Journey”, start to begin, ini, adalah awal dari sebuah kegiatan yang kami suguhkan kepada masyarakat tercinta disurabaya, adalah mengulas sebuah perjalanan dari sebuah Nestapa sebuah pengertian yang sangat dalam, kami ber-usahan mencoba menangkap,”pulung-pulung”atau tanda-tanda yang bertebaran di masyarakat sekitar, yang dipenuhi dengan rasa kesesakan dari sebuah penghayatan sebagai pelaku seni rupa yang seharusnya bertugas dalam menangkap pesan-pesan yang kami maknai lalu kami goreskan dalam sebuah kanvas putih dari hati kami, halang rintang, tiupan badai yang disertai deru-debunya gejolak pemerintahan saat ini, berjalan dimedan terjal untuk mengganjal dari perihnya jasmani kami dari sebuah ketidak-pedulian terhadap pendidikan budaya seni rupa, yang penuh dengan krikil-krikil dari isue-isue politik yang sangat menyedihkan. 

Ini adalah Exhibition/Pameran, yang kami kibarkan di bulan November,18 tepat pukul 19.30wib, center point budaya, di Galeri Surabaya, DKS/Balai Pemuda Surabaya. Pameran sebenarnya akan dibuka oleh Walikota Surabaya, Ibu Ir. Tri Rismaharini MT, didampingi pula oleh ketua DPRD Kota Surabaya, Moch. Mahmud S.Sos dan Ketua Dewan Kesenian Surabaya Sabrot D Malioboro, sekelebat kabar dari wakil ibu  risma datang dengan menyampaikan pesan bahwa ibu kebetulan secara tiba-tiba mendadak sakit, dengan kondisi yang tiba-tiba itu, oleh MC(master of ceremonial) pun diambil alih dan langsung dikabarkan oleh tamu undangan yang sudah penuh sesak, kata MC,“ Tamu Undangan yang Terhormat, dikabarkan bahwa, Ibu Risma tidak bisa menghadiri acara tersebut, dikarenakan sakit dan sednag dirawat dirumah sakit, dengan sigappun MC mengajak tamu undangan untuk mendokan ibu Ibu Ir. Tri Rismaharini MT, dengan sunyi-senyap dan khusuk, mendoakan, harapan cepat sembuh.

Acara pun langsung berlanjut, sambutan pertama oleh Ketua Panitia Sangar Satu Hati oleh Yunus A.Rahman selaku ketua panitia, sambutan kedua, oleh Bapak Mochtar yang juga sebagai Ketua didalam lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gerakan Rakyat Surabaya(GRS), untuk memberikan pidato dan juga semangat serta pesan dan kesan kepada tamu undangan yang hadir saat itu,”Hendaknya kita tetap, mengingat jasa para pahlawan yang telah gugur dalam perang sengit kala itu dan sekaligus juga menggegerkan dunia internasional, pada perang 10November1945 silam, yang terjadi di kota surabaya, sekitar kita dan juga d'jiwanya juga bersama kita saat ini, tegas Mochtar, diakhiri dengan kata, Merdeka,...Merdeka,...Merdeka, tamu undangan pun memberikan temukan sambutan yang meriah. Berlanjut dengan Ibu Aries S Setyawati yang juga sebagai pemerhati budaya, seiring katapun serangsur hening. Performent Art oleh Aris THR, dimana dia melukis dengan kuas tangan bercampur dengan tinta warna-warni, membntuk sebuah objek gambar yang melukiskan cerita perjalan pelukis yang penuh dengan memperjuangkan sesuatu yang tidak kenal lelah bersama dengan anak dan istrinya untuk mempertahankan hidup ini, dengan asyiknya terdapat di belakang /dibalik kanvas, kita temui alunan musik dari BeeGees-First of May, dengan seorang tua dengan menggegam saxophone yang ikut mengiringi si Aries THR, ini untuk bisa mengekspresikan di kanvas hatinya, itu dia, sia tua dengan mengenakan topi, yang akrab dipanggil oleh Edypet. 


Seniman Hidup di Atas BECAK.
Pembukaan Pameran ,”The Journey”,(start to begin,....) dibuka oleh Ketua DPRD Kota Surabaya, bapak kita yang tercinta yaitu, Bapak Moch. Mahmud S.Sos, kata MC. Edufikasi pun bergulir dalam arena pertunjukan oleh rekan-rekan seni rupa sangar satu hati dengan tamu undangan yang hadir. Tari Remo kebangga surabaya pun berperan apik dan lemah gemulai itu diperankan oleh adik kita yang setiap harinya   melakukan aktivitasnya yang menimba ilmu di SDN Pacakeling 1 Surabaya, yaitu adik Dian dan Berta, dengan sentuhan manis dan penuh budaya juga memberikan rangkain bunga kebapak Moch.Mahfud S.Sos berserta juga ibu Aries S Setyowati sebagai pemerhati lukisan, keakraban pun menjadi hangat saat wartawan KNM ini mengamati, serta memperhatikan event yang begitu kecil namun tidak menghilangkan arti kaitan-kaitan dari dimensi-dimensi yang hadir saat itu. Saat bersamaan pintu yang sebelumnya terkunci, kini sudah terbuka setelah event, “The Journey”, itu dibuka. Tamu undangan pun masuk bersama-sama dan taklupa juga sebingkis tumpeng lengkap dengan komposisi yang dikatakan pecel suroboyo, lengkap rasanya untuk bisa mengamati lukisan-lukisan yang tergantung di dinding-dinding sambil menikmati jamuan malam itu. Diluar pintu masuk, terdengar syair-syair yang mengalur dengan rasa harmonis untuk dengan alunan musik syaduh yang terdengar lirih tanpa lebih dari sang penyair untuk menyampaikan sesuatu, itu dia si penyair dikenal dengan nama, “MardiSatra”, yang saat itu membacakan puisinya di atas becak yang sehari-harinya menemanininya untuk mencari segegam beras.

Sangar Satu Hati ini mempersembahkan sebuah pertunjukan yang menurut wartawan KNM ini memang benar-benar, “The Journey”, start to begin, … pelukis-pelukis sangar satu hati ini, antara lain  : Aris THR, Budi An, Lutfi Shakato, Teguh Muhamad dan yang terakhir Yunus A. Rahman, yang memang benar-benar mendedikasikan hidupnya untuk sebuah KEBUDAYAAN SENI RUPA. Salam Budaya !!! Semoga Temen-temen Sangar Seni Satu Hati, Sukses. (joe)



Kamis, 24 Oktober 2013

PT.KERETA API Daop8 dan PELINDO III, BONGKAR.....??? 35 Kepala Keluarga, di Kalimas Jadi Korban

Logo Baru PT.KAI
PT.KERETA API Daop8 dan PELINDO III, BONGKAR.....???
35 Kepala Keluarga, di Kalimas Jadi Korban

Surabaya-Dampak peristiwa penggusuran rumah warga di kalimas sekitar jalan Jakarta (10/12). kata Agung warga kalimas (40) saat diwawancarai di POSKO PEDULI KALIMAS, oleh wartawan KNM, “Kiriman unit Beghoo (pembongkar banguna beton), Buldoser (mesin perata tanah) dan ditambah lagi pasukan dari  Polda Jatim, setidaknya 1500 personil, sangat aneh dibandingkan dengan warga kalimas dengan jumlah 35 Kepala Keluarga (KK)  kami minor/kecil disini, di tempat kami tinggali selama -/+60th lebih, tiba-tiab tanpa kordinasi apaun itu, tiba-tiba pembongkaran terjadi, karena kami mengalami keanehan, kenapa tiba-tiba HPL (Hak Penggunan Lahan) Kalimas yang lama tidak diurus, malahan kami yang membayari pajak bumi dan bangunan/PBB ini tiba-tiba di tahun 2013 akhir ini rumah kami harus dibongkar paksa tanpa adanya pembicaraan/musyawarah (10/12), saya yakini disini ada 3(tiga) asset, antara lain : APBD (Anggaran Pendapatan Badan Daerah); Rampasan Perang (Bangunan Induk) dan Swadaya Masyarakat. 35 Kepala Keluarga tersebut berada didalam wilayah Kelurahan Perak Utara. 

PREMAN TOPI PUTIH-RAMPAS HARTA BENDA - Eds.1
Kejadian Pembongkaran PAKSA pada pagi sekitar pukul 10.00 hingga menjelang sore terus berangsur memanas, dengan ditambah lagi kiriman preman/pekerja sewaan yang memakai Topi berwarna Putih yang berjumlah 5 gerbong untuk membantu 1500 personil yang diturunkan dari POLDA berserta water cannon, dan K-9 dan sudah mendapat perintah untuk menggigit warga yang +/- 60th sudah berada di tanah itu. 
Setelah Pembongkaran Paksa 35rumah warga kalimas, itu hanya tahap ke-1 dari rencana PT. KAI, jelas Agung(40). Setelah berhasil dalam pembongkaran paksa rumah warga kalimas tersebut, PT.KAI langsung membangun pembatas dinding beton yang menutup akses, supaya tidak terjadi kegiatan perlawanan dari warga kalimas. Disekitaran, pinggiran dinding beton itu yang di buat oleh PT.KAI, dengan tercerai berainya warga akibat tragedi kalimas, warga membuat sebuah posko peduli dimana tempat menjadi perlindungan terakhir warga, karena harta benda sudah tidak ada lagi, karena hilangan bersamaan dengan bongkar PAKSA PT. KAI disekitaran jalan Jakarta sebenarnya hanya inplacement dan non inplacement terbongkar. Oleh petugas gabungan aparat keamanan, area jalan Jakarta dua arah itu ditutup sementara sambil menunggu warga benar-benar menyerah dan pergi.

Tidak ada pemberitahuan maupun bantuan kecil dari pemerintah KOTA/PROVINSI, sedangkan kami ini juga berKTP-Surabaya, Tertib Berbayar PAJAK, dan juga warga Surabaya yang berdomisili di sini +/-60th lebih kami juga membesarkan Kalimas ini bersama-sama, Warga Kalimas RT.3 pun pernah berkirim surat kepada Direksi Pelindo III untuk agenda Hearing/Jajah Pendapat, dengan asumsi untuk pembicaran mengenal HPL (Hak Pengelolahan Lahan) sedangkan HPL yang dimiliki oleh PELINDO III itu bertahun 1988, sedangkan kami ini sudah berada +/-60th , Agung(40th) , warga kalimas Surabaya, menyatakan, insiden kemarin termasuk yang terparah sejak 7(Tujuh) bulan terakhir.”Saya merasa tidak setuju, dan akan tetap memperjuangkan terus, karena kami merasa belum memiliki kesepakatan bersama dan itu hanya berupa resume, Tapi, kalau ini memang Proyek Negara, kami pun siap membantu dalam, tetapi dengan secara jelas,”ungkapnya.

Warga mengeluhkan insiden yang terjadi di KALIMAS tempat kami dan WALIKOTA cenderung membiarkan kejadian ini, kami dan warga pun membuat POSKO ini merupakan hasil dari swadaya masyarakat, bukan dari pemerintah dari RT.3 yang berjumlah 35KK Kampung Kalimas, akibat dari pembongkaran paksa rumah kami. Bahkan, jalan tembus barat Stasiun KALIMAS yang biasa kami lewati kemarin terpasang dinding beton pemisah. Untuk keluhan rumah, kata Agung kepada Wartawan, RUMAH DINAS itu merupakan bahasa pengucapan dari PT.KAI, sedangkan kami ini, adalah masyawarakat/warga Kalimas, “Masyarakat RT.03, yang beranggotakan hanya 35 KK (Kepala Keluarga) belum lagi 1500 Aparat Kepolisian belum lagi ditambah PREMAN 5 unit Gerbong dengan menggunakan Topi Putih apakah ini menjadi sebuah konspirasi besar yang menurut kami sangat.”Rasanya kami sudah capai, dan merasa dipisahkan dengan keluarga-keluarga kami, dan ini paling parahnya pihak pemerintah tidak ada yang memperhatikan,”ucapnya.

Sachiroel Alim Anwar foto : KG.com
Berdasarkan pantauan di lapangan, sebagian besar area Kalimas di wilayah RT.03 ikut hancur menjadi puing-puing bersama dengan harta benda kami. Apalagi dengan adanya musim hujan sekarang ini, keluarga yang 35KK ini tidak tahu, berada dimana kami berada, tetapi dengan kami mendirikan POSKO dan disertai  dengan Dapuur Umum, ini membuat kami semakin terpuruk disertai dengan Musim Hujan yang akan turun. 
Anggota Komisi A DPRD Surabaya Mochamad Anwar,SH.,MSi yang meninjau langsung kelapangan, menuturkan kekecewaan kepada Pemangku Kekuasan Pemerintahan dan Swasta, “Saya sangat kecewa, ”kata Anwar, “Bagaimana bisa hal ini terjadi, sebelum ada kesepakatan dari kedua-belah pihak, sedangkan KOMNAS HAM( Jakarta pun hanya membawa resume yang dibawa kesurabaya, bukan merupakan sebuah kesepakatan, ini adalah aksi Anarkis dari sebuah penguasa, kalau dulu itu Zamannya Kolonial Belanda, tapi sekarang ini, Zamannya Kolonial Penguasa-penguasa yang ada di Indonesia, yang hanya berani hanya menggunakan wewenang jabatan, apakah itu tidak ada unsur/indikasi, “MERAMPOK WARGA Indonesia yang Mempunya KTP (Kartu Tanda Penduduk) Surabaya, Pembayar PAJAK(PBB), Taat Beribadah serta mempunyai Agama, tiap-tiap peraturan daerah kami taati. Kami merasakan Pemerintahan Sedang, ”MATAnya BERKEDIP-KEDIP, yang lebih besar lagi, dengan peristiwa seperti ini, tragedi yang terjadi di kalimas ini, Warga Kalimas, menjadi korban dari insiden pembongkaran rumah, dengan meng-isue-kan,”Kalimas adalah Asset PT.KAI, tetapi secara HPL(Hak Pengelolahan/Pemakaian Lahan), yang menurut informasi, yang diterbitkan ditahun 1988 mengenai area kalimas, kami kemarin (10/12), karena tidak ada perhatiannya dari Pemprov, Pemkot dan pihak Pengayom Keamanan, saya akan tetap mendampingi warga kalimas, karena itu menjadi tugas saya, tanpa harus diminta, ”tuding Anwar. 

Walau tanah kalimas yang ditempati warga RT.03 dijalan Jakarta, yang menurut informasi, bahwa PELINDO III memilik HPL (Hak Pengelolahan Lahan) yang terbit ditahun 1988, tetapi pada waktu hearing yang pertama dengan kami, pihak PELINDO III tidak bisa membukan Peta/keterangan yang jelas untuk tidak bisa membuktikan, saat Hearing pertama disalah satu Hotel disurabaya, bersambung. (j*).
 - - - 

Jumat, 20 September 2013

“Insiden Bendera 19 September 1945, Kejahatan Perang Eks Sekutu Yang Terlupakan”.


Merdeka....
Soudara-saudara, rakyat jelata, diseluruh indonesia, terutama, saudara-saudara penduduk kota surabaya, kita semuanya telah mengetahui, bahwa hari ini tentara inggris, telah menyebarkan panflet-panflet, yang memberikan suatu ancaman kepada kita semua, kita diwajibakan, untuk dalam waktu yang mereka tentuken, menyerahkan senjata-senjata yang telah kita rebut dari tangannya tentara jepang, mereka telah minta, supaya kita dateng pada mereka itu, dengan mengangkat tangan, mereka telah minta, supaya kita semua dateng kepada mereka itu, dengan membawa bendera putih, tanda bahwa kita menyerah kepada mereka.

Saudara-saurdara, didalam pertempuran-pertempuran yang lampau, kita sekalaian telah menunjukan, bahwa rakyat Indonesia disurabaya, pemuda-pemuda yang berasal dari maluku, pemuda-pemuda yang berasal dari sulawesi, pemuda-pemuda yang berasal dari pulau bali, pemuda-pemuda yang berasal kalimantan, pemuda-pemuda yang berasal seluruh sumatra, pemuda aceh, pemuda tapanuli dan seluruh pemuda-pemuda seluruh indonesia yang ada di surabaya ini, dengan pasukan masing-masing, pasukan rakyat yang dibentuk dikampung-kampung, telah menunjukan satu pertahanan yang tidak bisa dijebol, telah menunjukan satu kekuatan sehingga mereka terjepit dimana-mana, hanya karena taktik-taktik yang licik daripada mereka itu, hanya dengan mendatangkan presiden dan pemimpin-pemimpin lainnya kesurabaya ini, maka kita tunduk untuk memberhentikan pertemuran, tetapi pada masa itu mereka telah memperkuat diri, dan setelah kuat dan sekarang inilah keadaanya.

Saudara-saudara kita semuanya, kita bangsa indoensia yang ada di surabaya ini, akan menerima tantangan tentara inggris itu, dan kalau pimpinan tentara inggris yang ada di surabaya, ingin mendengarkan jawaban rakyat indonesia, ingin mendengarkan jawaban selurh pemuda di indonesia yang ada disurabaya ini,  dengarkan lah ini tentara inggris ini jawaban kita, ini jawaban rakyat indonesia, ini jawaban pemuda indonesia, kepada kau sekalian

Hai tentara inggris, kau menghendaki bahwa kita ini akan membawa bendera putih untuk takluk kepadamu, kau menyuruh kita mengangkat tangan datang kepadamu, kau menyuruh kita membawa senjata-senjata yang telah kita rampas dari tentara jepang untuk diserah kan kepadamu, tuntutan itu walaupuan kita tahu, bahwa kau sekali lagi mengancam kita untuk mengempur kita dengan seluruh kekatan yang ada, tetapi inilah jawaban kita selama banteng-banteng indonesia masih mempunyai darah merah yang dapat memiliki secarik kain putih, merah dan putih, maka selama itu tidak akan mau menyerah kepada siapapun juga, saudara-saurada rakyat surabaya siaplah kedaaan genting, tetapi saya peringatkan sekalai-lagi, jangan mulai menembak-baru kalau kita ditembak, maka kita ganti menyerang mereka itu, kita tunjukan bahwa kita benar-benar orang yang ingin merdeka,tapi untuk kita saudara-saudara lebih baik kita hancur lebur dari pada tidak merdeka, sebelum kita tetap, merdeka atau mati, dan kita yakin saudara-saudara pada akhirnya pastilah kemenangan akan jatuh ketangan kita, sebab Allah selalu berada dipihak yang benar, percayalah saudara-saudara Tuhan selalu melindungi kita sekalian. Allah Akbar...Allah Akbar . . .Allah Akbar . . . MERDEKA. (Pidato Bung Tomo)
Pemuda-Pemudi Arek-Arek Suroboyo di Depan Hotel Majapahit
SIMATA NKRI bersama dengan Pemuda-pemudi Surabaya, kamis,19/9/13 di depan hotel mojopahit (yang dulu hotel orange/yamato) di Jalan Tunjungan 65 melakukan gerak theater mengenang Insiden “Insiden Bendera 19 September 1945, Penyobekan bendera Belanda, berwarna biru menjadi bendera sang saka merah putih”. Dan dikenang dengan Perjuangan arek-arek Soeroboyo.
*JR


Hari ini tepat 68 tahun silam, di sini terjadi peristiwa yang menjadi awal gerakan sporadis Arek-arek Suroboyo menantang dan melawan keinginan kolonial untuk kembali menancapkan kukunya menjajah bumi pertiwi, Indonesia.
Itulah gerakan heroik yang sulit dilupakan Arek Suroboyo. Sebab sejak hari itu, Surabaya terus bergolak. Kemudian berkobar dan mengakibatkan terjadinya puncak peristiwa yang terjadi pada 10 November 1945. Tanggal yang menjadi tonggak sejarah, sehingga Kota Surabaya memperoleh predikat “Kota Pahlawan”.
Betapa tidak, kejadian di tanggal 19 September 1945 yang dikenal dengan “insiden bendera” itu, merupakan pemicu semangat juang Arek Suroboyo. Peristiwa perobekan warna biru pada bendera Belanda tiga warna “merah-putih-biru” di atas gedung hotel Yamato menjadi peristiwa yang mengguncang dunia.
Peristiwa di Hotel Yamato (nama di zaman Jepang yang semula zaman Belanda bernama hotel Orange, kini bernama Hotel Majapahit) di Jalan Tunjungan 65 Surabaya itu, benar-benar memperkokoh persatuan pemuda pergerakan di Surabaya.

Dengan semangat tinggi arek suroboyo dengan senjata seadanya melawan pemenang Perang dunia ke II. Sebuah peristiwa yang begitu menyayat hati, betapa tidak. Hampir separuh warga kota hilang atau meninggal, celakanya peristiwa tersebut tidak pernah diketahui siapa yang bertanggung jawab?

Dan peristiwa tersebut menjadi cikal bakal kejahatan perang lainnya seperti gerbong maut yang menewaskan ribuan orang, kejahatan rawagede dan kejahatan westerling.  Dua peristiwa terakhir sudah ada permintaan dubes belanda kepada korban rawa gede yang masih hidupm dan kekejaman westerling di sulawesi, beruapa santunan. Yang sekali lagi menempatkan kita sebagai pihak terjajah.

Kini 68 tahun setelah peristiwa itu banyak hal yang terlupakan dari peristiwa itu baik kejadiannya  maupun spiritnya. Bila dulu simbolisasi penjajah dengan bendera Merah-Putih-Biru, dengan merobek Birunya Merah-Putih Jadinya, sekarang simbolisasi penjajah beragam bentuknya mulai dari yang kecil sampai ke besar, mulai yang mudah sampai yang njlimet, dan lainnya.mulai dari bayi sampai mati, semua masih berurusan dengan penjajah.
Untuk itu perlu sebuah persatuan dan spirit baru bagi kita semua untuk menghadapi penjajahan dalam bentuk dan wujudnya yang baru.   Oleh karena itu kami Aliansi Masyarakat Cinta NKRI( SIMATA NKRI) dalam memperingati insiden bendera menyerukan : 

1. Tolak dan lawan segala bentuk penjajahan.
2. Jadikan pembantaian warga surabaya tahun 1945 sebagai kejahatan perang dan bawa eks negara sekutu  ke Mahkhamah Internasional.
3. Kenang Insiden 19 september 1045 sebagai hari Bendera.
4. Menyerukan kepada seluruh rakyat surabaya agar bersama-sama  meminta pemkot surabaya mengajukan kepada negara Wiwiek hidayat DKK sebagai pahlawan.

Sekian terima kasih
Salam SIMATA, NKRI HARGA MATI.


Kamis, 27 Juni 2013

Buruh di PHK, Karena Melawan MAJIKAN------->Benar-benar Sial.......

Foto Buruh Saat Membela Prinsip Hidup
www.Khatulistiwa Nusantara Media.com

Surabaya, 
Benar-benar Sial atau sekalian apes, betapa tidak dengan gaji/upah minimum di indonesia, hanya dengan mengajukan aspirasi pribadi untuk mengutarakan pendapat kepada pengusaha yang sekaligus sebagai majikan, buruh terancam di PHK karena dianggap tidak hormat dan loyal.

Diduga melakukan fitnah terhadap pengusaha, seorang buruh diadili di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Rabu (26/6), dengan agenda pembacaan surat Dakwaan oleh Jaksa penuntut umum (JPU) Dedy dari Kejari Surabaya.

Sidang berlangsung dipimpin Ketua Majelis Hakim, Achmad Fauzi, sementara terdakwa yang duduk dikursi pesakitan PN Surabaya didampingi Penasehat Hukumnya (PH) Sudibyo dan Nurana.

Dalam surat dakwaan JPU, terdakwa dianggap melanggar pasal 311 KUHP. Terdakwa pada tanggal 15 Maret lalu mengatakan bahwa, selama 10 tahun pihak Managemen PT Hasil Fastindo Khususnya Toko Hasil meralang karyawannya melaksanakan sholat Jum'at. Perkataan terdakwa hanya berdasarkan informasi dari Masrukin dan Eko Haryanto tanpa alat bukti.

Atas surat dakwaan jaksa tersebut, terdakwa melalui PH nya akan menyampaikan keberatan kepada Majelis Hakim pada sidang berikutnta.

"Kami sebagai penasehat hukum terdakwa, akan menyampaikan eksepsi. Kami mohon dikasih waktu satu minggu" ujar Ana panggilan Nuriana.

Usai persidangan, Penasehat Hukum terdakwa, Sudibyo, mengatakan, keberatan atas dakwaan jaksa.

"Pada sidang minggu depan, kami akan menyampaikan keberatan kami atas dakwaan jaksa" ujarnya.

Kasus ini bermula dari tuntutan buruh di toko hasil untuk bebas melaksanakan ibadah sholat juma'at tanpa adanya diskriminasi.

Dari tuntutan tersebut, pihak perusahaan PT Hasil Fastindo bukannya memberikan kesempatan yang cukup kepada buruhnya untuk beribadah sholat Jum'at, malah dikeluarkannya kebijakan tentang sholat jum'at berguilir yaitu 1 kali sholat jum'at, 2 kali tidak sholat jum'at.

Namun kebijakan tersebut ditolak oleh buruh. Dari penolakan buruh tersebut, akibatnya buruh mendapat sanksi berupa PHK.

Mahfud Zakaria, tetap mendampingi anggotanya di Toko Hasil yang akhirnya mereka dipolisikan oleh pengusaha.

Kasus inipun mendapat perhatian dari MUI Jatim, GUIB, Komnas Ham serta Disnaker Trans Kota Surabaya. Dari gelara yang dihadiri oleh saksi ahli hukum ketenagakerjaan dari Pemprov, Unair, Korwas Polrestabes Surabaya dan Polda Jatim, dan perkuat dengan surat dari MUI Jatim, GUIB, Komnas Ham.

Maka pada akhirnya PPNS Disnaker Kota Surabaya membuat kesepakatan dengan Benny Sutanto selaku Kepala toko hasil menandatangani jafwal sholat jum'at bergilir.


Sehingga terasa janggal dan aneh bila Mahfud Zakaria tetap disidangkan dengan tuduhan Fitnah, sesuai dengan pasal 311 KUHP.J/admin

Minggu, 02 Juni 2013

Salam Nusantara


Salam Hormat
...................................................................................................................................................................
Korupsi di negeri ini memang luar biasa. Sedemikian luar biasanya sehingga KPK dan lembaga kepolisian harus bertengkar sendiri secara terbuka tentang bagaimana cara menangani anggotanya yang diduga melakukan korupsi. Andaikan sejak dini anak-anak negeri ini sudah dibiasakan taat pada aturan demi  kebaikan bersama, tentu saat ini kita relatif bebas dari korupsi. Itulah salah satu substansi pesan hasil penelitian Kohlberg tentang perkembangan moral.





Singkatnya, hukuman, penghargaan, teladan, dan kajian akademis terhadap nilai moral merupakan alat hierarkis pendidikan moral, termasuk pendidikan antikorupsi.

Bertolak dari kerangka teori hierarki per­kembangan moral versi Kohlberg, dapat di­simpulkan  bahwa korupsi  yang merajalela di negeri ini bersumber dari minimnya penegakan aturan secara konsisten  sejak dini. Benarkah demikian?

Kalau kita cermati realitas kehidupan sehari-hari, amat mudah ditemukan perilaku melanggar aturan yang dilakukan oleh berbagai pihak di negeri ini. Jalan raya adalah cermin wajah kita dalam hal taat pada aturan. Tidak sulit kita temukan orang tua saat  mengantar anaknya ke sekolah memakai mobil, entah mobil berharga milyaran atau puluhan juta rupiah, yang melanggar rambu-rambu lalu lintas, dan tak jarang  sambil mengoperasikan telepon.  Lalu, bagaimana mungkin orang tua dapat bertanggung jawab terhadap pendidikan anaknya secara konsisten tentang aturan berlalu lintas dan aturan lainnya, kalau  ia sendiri mengantar si anak ke sekolah sambil melanggar aturan berlalu lintas?

Masih tentang berkendaraan, di pinggiran kota sangat mudah dijumpai orang tua melatih anaknya yang masih ingusan mengendarai sepeda motor, biasanya tanpa memakai helm dan  hasilnya luar biasa. Para orang tua yang tidak bertanggung jawab tersebut sukses besar. Setiap hari libur, jalan-jalan di pinggir kota dipenuhi oleh anak-anak ingusan bersepeda motor, tanpa memakai helm, umumnya berboncengan bisa sampai empat orang dengan kecepatan mencengangkan, ada pula yang sambil mengoperasikan HP.
Aturan berkendaraan di jalan raya adalah aturan untuk kepentingan keamanan diri sendiri, tetapi pelaksanaannya dengan sendirinya akan bermanfaat bagi orang lain.


Aturan ini  sangat jelas pasal-pasalnya dan mudah diawasi pelaksanaannya. Oleh karena itu, dalam konteks pendidikan anti korupsi, pertanyaannya adalah ketika aturan yang amat jelas untuk keamanan diri sendiri ini dilanggar dan dibiarkan, bagaimana mungkin orang akan menegakkan aturan yang lebih kompleks dan menyangkut kepentingan orang lain, termasuk aturan tentang  korupsi?

Tanpa harus mengacu pada hasil penelitian dan teori tertentu, dengan akal sehat saja–tentu saja bagi yang masih sehat akalnya–kita bisa paham bahwa  taat  pada aturan adalah landasan kukuh bagi kehidupan bermoral, tak terkecuali,  kehidupan minus  korupsi, suap,  dan sejenisnya. Atau kalau mau bukti sederhana tanpa teori muluk-muluk,  coba tengok negeri-negeri yang bersih dari korupsi. Ketertiban mereka di jalan raya sungguh luar biasa. Kuncinya hanya satu, penegakan aturan secara konsisten tanpa kompromi. Bagi mereka, aturan adalah aturan yang tidak boleh diatur lagi sesuka hati oleh siapa pun.

Singkat kata, mengukuhkan niat untuk menaati aturan, kapan pun dan di mana pun kita berada sebagai sumbangan gratis kita kepada negeri ini dalam memberantas korupsi. Kalau negeri-negeri tidak ber-Pancasila dan sekuler saja bisa membersihkan diri dari korupsi, seharusnya negeri ini bisa melakukannya lebih cepat dan lebih baik, katakan tidak pada manipulasi aturan sebagai landasan pemberantasan korupsi.  Kita pasti bisa.
...................................................................................................................................................................

Kamis, 20 Desember 2012

BNNK GRESIK - - - - - > PERHATIAN : Informasi Penting Tentang Bahaya NARKOBA.

BNNK GRESIK

Katakan tidak pada narkoba! Hanya orang bodoh yang bisa masuk ke dalam jeratan narkoba, zat dan obat-obatan terlarang. Para pengedar dan pembuat barang-barang setan tersebut akan melakukan berbagai promosi bujuk rayu menjebak mereka kepada orang-orang yang lemah iman dan tidak punya akal sehat untuk menjadi budak mereka.

Orang-orang yang sudah terkena narkoba bisa dibilang mayat hidup karena mereka seperti budak di mana jika dia tidak bisa mendapatkan barang haram tersebut dia akan rela melakukan apa pun yang kita inginkan jika kita memiliki barang haram itu. Efek kecanduan / ketagihan pada narkoba menyebabkan seseorang tidak konsen untuk menjalani hidupnya karena yang dipikirkan hanya bagaimana cara agar bisa mengkonsumsi narkoba terus menerus.


DEKLARASI PEMKAB GRESIK

Tips Cara Menghindari Narkoba


Berikut ini adalah tips bagi anda untuk memperkuat benteng dalam melawan narkoba yang mungkin anda akan butuhkan suatu saat nanti :


1. Pandai Memilih Teman / Pergaulan
Pergaulan yang salah bisa menyebabkan kita terperosok sehingga kita harus berhati-hati dengan teman-teman kita sendiri. Kita pun harus berani mengatakan tidak pada narkoba serta meninggalkan kawan-kawan kita yang dapat merusak kita.
Carilah teman yang baru jika teman yang lama hanya berupaya menjerumuskan kita ke lubang yang dalam. Jika perlu pilih kawan yang biasa-biasa saja walaupun culun dan katro. Bergaul dengan orang saleh / soleh umumnya bisa menyelamatkan kita dari jerat narkoba.

2. Belajar Membedakan Yang Baik Dan Yang Salah
Kita harus tahu, berani mengambil sikap dan konsisten pada berbagai hal di dunia ini. Jika kita tidak mampu mengambil sikap yang terbaik bagi kita sendiri, maka setan-setan yang ada di sekitar kitalah yang akan menentukan nasib kita selanjutnya. Jika sudah jelas itu narkoba dan teman kita ajak kita pakai itu, ya tolak ajakannya, segera tinggalkan dia dan blacklist dia dari kehidupan kita agar kita. Ambil keputusan dengan cepat dan tepat sebelum dia menguasai pikiran kita dan akhirnya berani coba-coba.

3. Tingkatkan Iman dan Taqwa Kita Kepada Tuhan YME
Memakai narkoba itu dosa karena hanya menyakiti dan merusak tubuh dan pikiran kita sendiri. Dengan dosa yang terakumulasi sedemikian besar maka setelah mati kita akan masuk neraka. Narkoba juga menjauhkan kita dari Tuhan karena di otak kita hanya narkoba dan narkoba lagi dan lagi.

4. Berhubungan Dengan Narkoba Itu Perbuatan Kriminal
Kita harus takut pada narkoba karena kalau polisi tahu kita memakai narkoba kita bisa langsung dilempar ke penjara yang sunyi, dingin dan menakutkan. Dipenjara itu tidak enak karena kita akan disiksa oleh penghuni tahanan lainnya serta diperas oknum dan penjahat lainnya.

5. Narkoba Adalah Candu Yang Menjadikan Kita Budak Setan
Sekali kita pakai narkoba maka selamanya kita akan ketergantungan pada benda haram tersebut. Kita saja tidak ketergantungan pada nasi karena bisa makan mie. Tapi untuk kasus narkoba kita tidak bisa mencari alternatif karena yang kita harus lakukan hanyalah pakai narkoba terus menerus sampai mati. Dengan menjadi budak kita akan lebih mudah disetir orang yang punya narkoba karena jika kita butuh dan hanya dia yang punya barang, maka kita bisa menyerahkan seluruh harta dan nama baik kita untuk sedikit barang haram.


6. Narkoba Hanya Membuat Rugi
Narkoba itu mahal, sulit didapat, merusak akal sehat, merusak pikiran, berpotensi membunuh kita, membuat kita tampil bodoh, bisa membuat kita masuk penjara, masuk neraka, menghancurkan raga kita, menghancurkan hubungan keluarga dan orang lain, dan lain sebagianya. Narkoba tidak ada untungnya karena keuntungan yang diberikan hanyalah semu yang sementara namun duka yang mendalam berada di baliknya.

7. Terus Mengikuti Informasi
Modus-modus baru mungkin dapat bermunculan setiap saat. Hati-hati dan jangan sampai kita terjebak karena kita tidak tanggap atas hal-hal yang terjadi di sekitar kita. Jaga anggota keluarga kita dengan menginformasikan mereka tentang narkoba yang terjadi di lingkungan sekitar.
Semoga anda selalu terbebas dari narkoba dan zat adiktif lainnya.

BNNK Gresik.


Kamis, 13 Desember 2012

BRAVOO.....SEMAKIN TERDEPAN, Polres Sidoarjo Gelar Operasi Zebra SEMERU 2012


The Winning Team Sidoarjo City, Bravoo

Sidoarjo, KNM – Tingginya angka kecelakaan lalu lintas di jalan raya masih cukup tinggi, hal ini disebabkan karena faktor manusianya (Pengemudi) yang kurang mengikuti tata tertib berlalu lintas dijalan raya, dari faktor inilah Polantas (polisi lalu lintas) Polres Sidoarjo memandang perlu mengadakan sosialisasi dengan mengadakan Operasi Zebra Semeru 2012yang dilaksanakan selama 14 hari mulai 28 November sampai 11 Desember 2012.

Sosialisasi tentang berlalu lintas juga terus disampaikan kepada pengguna jalan untuk meminimalisir terjadinya tingkat kecelakaan. Dalam kampanye ini, Polantas juga mengajak Polwan, Patroli Keamanan Sekolah (PKS) dan mahasiswa dalam sosialisasi keselamatan di Jalan Gubernur Suryo itu.



Peserta kampanye itu membagi-bagikan stiker yang berisi sejumlah rambu-rambu lalu lintas di traffic light. Satu persatu motor dan mobil yang melintas ditempeli stiker saat lampu merah menyala.

Menurut Kasatlantas Polres Sidoarjo AKP Fahrie Anggia Natua Siregar, 14 hari ke depan, Satlantas akan terus berkampanye keselamatan berlalulintas ini. Pengguna jalan terus dihimbau untuk patuh terhadap rambu lalu lintas. Pengenalan berlalu lintas dilakukan dengan mendatangi sekolah juga dilakukan.

“Kita akan memberikan edukasi tentang undang-undang lalu lintas yang berlaku selama ini. Setiap kampanye, Satlantas juga memberikan slogan baru yakni Saya Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas dan Budayakan Keselamatan Sebagai Kebutuhan”.,” ujar mantan Kasatlantas Polres Kota Malang ini.

Selama berkampanye pihaknya menjumpahi kesalahan yang dilakukan oleh pengguna jalan, akan dikedepankan dalam teguran saja. Namun pelangaran berikutnya setelah 14 hari sosialasi usai, akan dilakukan penindakan berupa tilang.

"Pengguna jalan jangan sampai mengabaikan atau menyepelekan keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lain," tuturnya.(net/F/admin)




Sabtu, 08 Desember 2012

TERANCAM MUNDUR CAIR DARI JADWAL. Pengesahan RAPBD Tahun 2013 DPRD Kabupaten Sidoarjo.

PEMKAB. SODOARJO
SIDOARJO, KNM - Pengesahan RAPBD (Rencana Anggaran Pendapatan Belanja Daerah) tahun 2013 Kabupaten Sidoarjo untuk menjadi Perda APBD tahun 2013, terancam mundur dari jadwal.
Pasalnya, pada rapat Paripurna dengan agenda pembacaan Pandangan umum tentang rancangan peraturan daerah APBD tahun 2013 yang digelar di ruang paripurna utama gedung DPRD Sidoarjo, Jum’at (7/12/2012), mayoritas fraksi-fraksi DPRD Sidoarjo, meminta eksekutif untuk menarik draf RAPBD tahun 2013 dan selanjutnya segera direvisi.

Seperti yang disampaikan  lima fraksi diantaranya FPAN/PKS-FPDIP-FGolkar/PKNU-FHanura/Gerindra- yang menilai ada beberapa hal yang prinsip dan subtansial terhadap RAPBD Sidoarjo tahun 2013, yang belum diakomodir.

Salah satunya adalah angka presentase  jumlah belanja modal yang dialokasikan dalam draf RAPBD tahun 2013, yang hanya  sebesar 18,6 % dari dari ketentuan yang diatur dalam Perpres 5 tahun 2010 RPJM tahun 2010-2014. “Sesuai ketentuan yang ada, minimal belanja modal yang harus dialokasikan pada APBD tahun 2013 ini adalah 29 persen. Jika kurang dari itu maka menyalahi aturan yang ada,” tutur Kusman juru bicara FPAN/PKS.

Selain belum maksimalnya jumlah anggaran belanja modal, banyak kesepakatan yang tertuang dalam KUA-PPAS APBD antara Timgar dan Banggar dihilangkan atau tidak dimasukkan dalam draf APBD tahun 2013.
“Melihat kondisi ini, Timgar telah melanggar kesepakatan,(getle agreatment) yang sudah disepakati bersama. Untuk itu, fraksi kami (PAN-PKS) meminta agar draf RAPBD kabupaten Sidoarjo tahun 2013 ditarik kembali oleh eksekutif dan dilakukan revisi sesuai dengan ketentuan Permendagri nomor 37 tahun 2012,” tutur Kusman lagi.

Bahkan penolakan sedikit keras dilontarkan FPDIP melalui Mundzir Dwi Ilmiawan selaku juru bicaranya, yang menyebutkan seluruh isi pada draf RAPBD Kabupaten Sidoarjo tahun 2013 merupakan copy paste dari RAPBD tahun sebelumnya.
“Karena banyak point-point yang hanya copy paste, fraksi kami meminta agar RAPBD tahun 2013 harus direvisi,” jelas Mundzir.

Hal serupa juga yang disampaikan  fraksi Golkar/PKNU, Fraksi Gerakan Hati Nurani dan Fraksi Demokrat. Meski lima fraksi DPRD Sidoarjo meminta draf RAPBD tahun 2013 ditarik untuk segera di revisi, namun Bupati Sidoarjo H.saiful Ilah SH.MHum menyatakan keyakinannya tidak ada perubahan pada draf tersebut.
Bahkan bupati yakin, keinginan lima fraksi untuk merevisi draf APBD tahun 2013 bisa terjawab pada paripurna jawaban bupati sehingga kemungkinan molor pengesahan APBD 2013 bisa dihindari. “Nanti kita jawab pada paripurna mendatang. Jangan sampai molor APBD 2013 ini.” Terang bupati, saat ditemui selepas paripurna.

Terkait keinginan kelima fraksi untuk menambah belanja modal sebesar 29 persen sesuai dengan Perpres, bupati mengisyaratkan sulit dipenuhi dengan alasan  mencari anggarannya darimana. “Uangnya darimana ?, siapa yang mau mencari-cari anggaran. Nanti kita jawab melalui paripurna mendatang. Pokoknya jangan sampai molor pembahasan APBD ini,” terang bupati.

Seperti diketahui pengesahan RAPBD tahun 2013 Kabupaten Sidoarjo untuk menjadi Perda APBD tahun 2013, terancam mundur dari jadwal.

Pasalnya, pada rapat Paripurna dengan agenda pembacaan Pandangan umum tentang rancangan peraturan daerah APBD tahun 2013 yang digelar di ruang paripurna utama gedung DPRD Sidoarjo, Jum’at (7/12/2012), mayoritas fraksi-fraksi DPRD Sidoarjo, meminta eksekutif untuk menarik draf RAPBD tahun 2013 dan selanjutnya segera direvisi.(net/F.Tim/admin)


Rabu, 28 November 2012

BRAVOOO. . . . Sosialisasi P4GN di Kec.Benjeng Gresik Oleh BNN Kabupaten Gresik


BNNK GRESIK
Gresik, KNM-Penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang dikalangan generasi muda dewasa ini kian meningkat. Maraknya penyimpangan perilaku generasi muda tersebut dapat membahayakan keberlangsungan hidup bangsa ini dikemudian hari, karena pemuda sebagai generasi yang diharapkan menjadi penerus bangsa, semakin hari semakin rapuh digerogoti zat-zat adiktif penghancur syaraf. Sehingga pemuda tersebut tidak dapat berpikir jernih, yang mengakibatkan generasi harapan bangsa yang tangguh dan cerdas hanya akan tinggal kenangan. Kebanyakan sasaran dari penyebaran narkoba ini adalah kaum muda atau remaja. Kalau dirata-ratakan, usia sasaran narkoba ini adalah usia pelajar, yaitu berkisar umur 11 sampai 24 tahun.

Hal tersebut mengindikasikan bahwa bahaya narkoba sewaktu-waktu dapat mengincar anak didik kita kapan saja. Narkoba adalah singkatan dari narkotika dan obat-obatan terlarang. Sementara napza merupakan singkatan dari narkotika alkohol psikotropika dan zat adiktif lainnya (obat-obat terlarang, berbahaya yang mengakibatkan seseorang mempunyai ketergantungan terhadap obat-obat tersebut). Kedua istilah tersebut sering digunakan untuk istilah yang sama, meskipun istilah napza lebih luas lingkupnya. Narkotika berasal dari tiga jenis tanaman, yaitu (1) candu, (2) ganja, dan (3) kokain. Ketergantungan obat dapat diartikan sebagai keadaan yang mendorong seseorang untuk mengonsumsi obat-obat terlarang secara berulang-ulang atau berkesinambungan. Apabila tidak melakukannya dia merasa ketagihan (sakau) yang mengakibatkan perasaan tidak nyaman bahkan perasaan sakit yang sangat pada tubuh.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap putra-putri Bangsa, Badan Narkotika Nasional Kab.Gresik mengadakan sosialisasi/penyuluhan Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Pengedaran Gelap Narkoba (P4GN) untuk Karang taruna, Perangkat desa, Pelajar Kec.Benjeng Gresik.Bertempat di balai Kecamatan Benjeng,Gresik.


Badan Narkotika Nasional Kab. Gresik (BNNKG) menyampaikan pesan kepada peserta penyuluhan anti narkoba agar menjauhi narkoba. BNNKG  memberikan arahan dan pengenalan terhadap jenis-jenis obat terlarang yang sering diedarkan dalam berbagai macam bentuk, ada yang bebentuk permen, rokok, minuman, lipstik, bedak, dan bentuk lainnya yang sudah sangat umum kita konsumsi. Sehingga kita dianjurkan harus selalu waspada terhadap apa yang kita konsumsi.


Selain itu, diberikan juga penjelasan tentang dampak dari pemakaian narkoba bagi tubuh yang dapat berujung dengan kematian. Antusiasme para siswa-siswi dalam menyimak sosialisasi tersebut terlihat dari banyaknya siswa yang mengajukan pertanyaan. Tujuan dari penyuluhan ini adalah sebagai bentuk pengetahuan akan bahaya narkoba yang dapat merusak setiap sendi kehidupan bagi pemakainya dan diharapkan bagi anak-anak yang masih atau pernah menggunakan untuk tidak menggunakan lagi demi kelangsungan akan masa depan yang lebih cerah nantinya. “jika kalian menemukan orang atau pengguna narkoba, harap langung lapor ke BNNKG, karena dari tim BNNKG akan merahabilitasi pengguna tersebut hingga sembuh ” tegas Ir. Eko Indra W. KASI Bagian Pencegahan. 

”Sebelumnya saya tidak tahu bentuk narkoba, sekarang baru mengetahuinya,” ucap seorang siswa yang mengikuti sosialisasi tersebut. Seusai mengikuti penyuluhan, siswa tersebut juga mengaku akan mensosialisasikan bahayanya narkoba kepada pelajar lain. Sosialisasi ini sebenarnya sangat dibutuhkan siswa-siswi lain agar tidak terjerumus ke lubang narkoba dan berani berbuat agar Gresik Bebas dari Narkoba Th 2015.(net/F/admin)

DISNAKPROV JATIM, "Masyarakat Bisa Konsumsi Protein Hewani Selain Daging".

Surabaya, KNM- Dinas Peternakan (Disnak) Provinsi Jatim mengimbau masyarakat Jatim tidak panik menghadapi isu kelangkaan daging di pasaran, akibat mogoknya sejumlah pedagang sapi dan daging di Jatim.

"Masyarakat tidak perlu panik. Masyarakat bisa mengkonsumsi bahan makanan lain mengandung protein hewani juga, seperti ayam, bebek, telor dan lainnya," kata Kadis Peternakan Jatim Maskur kepada wartawan, Selasa (27/11/2012).

Dia menambahkan, pihaknya sudah melakukan pengendalian ternak sapi yang keluar dari Jatim dengan standar tertentu sejak tiga minggu lalu. "Kami kendalikan melalui surat edaran kepala dinas, sapi yang boleh keluar Jatim hanya yang berbobot 400 kg ke atas. Sebelumnya di bawah 400 kg masih boleh, karena bisa jadi untuk pembibitan di sana. Tapi sekarang tidak boleh karena dikhawatirkan juga akan dipotong," tegasnya.

Selain masalah berat ternak, lanjut Maskur, pedagang yang akan membawa sapi keluar Jatim juga wajib mengantongi rekomendasi dari provinsi. "Kalau surat rekomendasi memang sudah lama diberlakukan," tambahnya.

Untuk itu, Disnak Jatim akan memperketat pengawasan di check point di sejumlah wilayah perbatasan. Pihaknya tidak ingin kecolongan yang mengakibatkan sapi-sapi dari Jatim dipotong di wilayah lain padahal di daerah sendiri mengalami kesulitan daging. 

Dikatakan Maskur, kekosongan daging sapi segar di sejumlah pasar serta ancaman mogok dari jagal dan pedagang sebenarnya tidak sesuai dengan kondisi di lapangan.

Sesuai dengan data Badan Pusat Statistik (BPS), Jatim merupakan lumbung sapi nasional dengan jumlah 4,7 juta ekor sapi atau 32 persen dari jumlah sapi nasional. Sedangkan untuk dua bulan terakhir 2012 ini saja, dikatakan masih ada surplus sekitar 150 ribu ekor sapi. Dengan kebutuhan sapi di Jatim sekitar  1000-1500 ekor per hari dengan jumlah terbanyak ada di Surabaya yaitu berkisar 300-400 ekor per hari. 

Diberitakan sebelumnya, Gubernur Jatim Soekarwo tegas menolak tuntutan Paguyuban Pedagang Sapi dan Daging Segar (PPSDS) Jatim, yang ingin kran impor daging dibuka. Mereka beralasan untuk menstabilkan harga daging di pasaran yang mulai melonjak mahal akhir-akhir ini.

Seperti diketahui, dalam rangka stabilisasi harga sapi dan daging di Jatim, pemprov tetap akan memberlakukan pelarangan impor sapi dan daging sesuai dengan surat edaran Gubernur Jatim nomor 524/8838/023/2010 tanggal 30 Juni 2010 tentang Larangan Pemasukan dan Peredaran Sapi, Daging dan Jeroan Impor.

"Penolakan membuka kran impor daging semata-mata untuk menyelamatkan peternak Jatim. Kita tak bisa dengan mudah langsung mengizinkan daging impor masuk Jatim, hanya gara-gara daging sapi langka. Kalau kurang ya ditambah suplainya, jangan langsung memutuskan impor daging begitu," tegasnya kepada wartawan di gedung negara Grahadi Surabaya, Selasa (27/11/2012) hari ini.

Menurut dia, impor daging tak bisa seperti masyarakat membeli ayam di pasar, yang bisa membeli per ekor lalu dibawa pulang. Ketika memutuskan impor daging, sebelumnya pasti ada kontrak terlebih dulu. Apakah kontraknya itu satu tahun dengan jumlah sapi berapa ekor yang dikirim.

"Mereka pendemo (jagal sapi) lupa. Kalau keputusan menjadi liberal, kita akan mati. Peternak sapi di Jatim pasti akan bangkrut, karena serbuan daging impor. Makanya jangan saat kurang langsung impor. Tak bisa seperti itu, kita harus memikirkan jauh kedepan," pungkasnya.(net/F/admin)



Senin, 26 November 2012

Kepala Dinas Peternakan Jatim Siap Hadapi Pendemo Daging

PENDEMO KELANGKAAN DAGING

Surabaya, KNM. Kelangkaan daging sapi dua hari belakangan ini, membuat banyak pihak terheran-heran. Sebab, terkhusus di Jatim stock/persediaan daging sapi masih mampu memenuhi kebutuhan masyarakat. akibat dari kelangkaan itu, beragam reaksi bermunculan, salah satunya ancaman unjuk rasa(demo) dari pihak yang merasa dirugikan.

Berdasarkan data yang berkembang di media masa, stock daging sapi di Jatim masih tersedia sekitar 150 ribu ekor dan kebutuhan seribu hingga dua ribu ekor sapi/hari. 150 ribu ekor sapi itu terhitung sejak dua bulan lalu.

Akibat dari kelangkaan daging sapi tersebut membuat Maskur, Kadis Peternakan Jatim angkat bicara. Maskur mengatakan, sebenarnya daging sapi di Jatim tidak langka, namun hanya terjadi miss harga antara pedagang dengan peternak.

“Ini sebenarnya hanya masalah pertemuan harga antara peternak dengan pedagang saja. Karena itu perlu diatur tata niaganya,” katanya kepada wartawan usai pertemuan antara Rumah Potong Hewan (RPH) dan dinas terkait dari sejumlah kabupaten/kota di Kantor Dinas Peternakan Jawa Timur, Minggu (25/11).

Oleh karena itu, Maskur menghimbau kepada pedagang daging sapi yang terwadah dalam Paguyuban Pedagang Sapi dan Daging Segar agar tidak melakukan mogok. Sebab, jika hal itu dilakukan maka akan merugikan semua pihak. Namun, jika pedagang tetap akan melakukan demo, maka Dinas Peternakan Jatim siap menghadapinya dengan memberikan pemahaman.

“Demo itu bagian dari demokrasi dan kami siap menerima pendemo, asal tetap dalam kendali. Jika diluar kendali maka bukan kami yang akan turun. Tetapi pihak kepolisian yang akan turun untuk memberikan pembinaan,” tegasnya.

Untuk mengatisipasi hal yang tidak diinginkan, lanjut Maskur, di beberapa Rumah Potong Hewan (RPH) akan dilakukan penjagaan oleh pihak kepolisian. ” Polda Jatim siap memberikan pengawalan dan pengamanan RPH,” pungkas, Maskur.
(net/admin)